Sejarah

Beribu kami terbaring antara Kerawang-Bekasi. Demikian penutupan puisi Kerawang Bekasi oleh Chairil Anwar. Mengingatkan kita ada banyak darah tertumpah membangun negeri ini. Ada kepedihan dan linangan air mata dalam menjaga negeri ini. Tak hanya di Bekasi, tapi juga di seluruh negeri. Media ini, sungguh, kami buat dengan niat menjaga kota ini, daerah ini. Menjaga memberikan kabar, dan ulasan agar ia terus sejalan dengan cita-cita para pahlawan kita. Setidaknya seperti yang dikatakan Chairil:

“Kenang, kenanglah kami

Teruskan, teruskan jiwa kami

Menjaga Bung Karno

menjaga Bung Hatta

menjaga Bung Sjahrir

Kami sekarang mayat

Berikan kami arti

Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian”

Media ini hadir untuk berjaga di garis batas pernyataan dan impian…Ilalanginstitute sendiri adalah wadah berkumpul untuk menghimpun sedikit kepedulian terhadap bekasi, manusianya, kalinya, tanahnya, udaranya, hukumnya, pendidikannya. Kok jadi banyak bener ya. Tapi sementara ini kami ingin menjadi bagian dari upaya perbaikan pendidikan anak bangsa, melalui tulisan dan pelatihan-pelatihan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: