Berpikir positif itu menyehatkan

30 Sep

Dikisahkan pada masa kolonial belanda, tukang buah dirazia. Dan akan dihukum sesuai dengan buah yang dia jual. Dimana buah yang dijual akan dimasukkan ke lubang dubur mereka. Yang pertama ditangkap adalah 3 orang penjual salak. Orang yang pertama ketika dimasukkan, menjerit kuat sekali. Yang kedua pun tak kalah teriaknya, orang yang mendengar pasti merasa iba. Giliran penjual ketiga, orang-orang pada heran. Dia tidak berteriak malah tertawa.
“Heh, Kenapa kowe orang malah tertawa?” Tentara Belanda bertanya.
“Hahahaha gw cuma inget bagaimana nasib penjual duren ya, hahahah hahaha”

****
Berpikir positif itu menyehatkan. Dalam Tafsir Kebahagiaan, Jalaluddin Rahmat mencatat banyak sekali penelitian yang membuktikan bahwa ada banyak penyakit yang lahir disebabkan oleh psikis. Karena jiwa yang gelisah. Karena hati yang tidak tenang. Dalam satu penelitian misalnya ada dua kelompok orang. Kelompok pertama diminta mengingat dan menuliskan hal-hal yang buruk tentang dirinya. Sementara kelompok yang kedua diminta mengingat hal-hal yang baik. Kemudian dimasukkan semacam virus kepada dua kelompok itu. Kelompok pertama ternyata lebih rentan terserang virus tersebut.

Dalam Alquran disebutkan “Didalam hati mereka ada penyakit, maka allah tambahkan penyakit itu” (Albaqoroh: 10). Penyakit hati adalah gelisah, takut, cemas. Dan darinya lahir gampang masuk angin, pusing, migren, atau mungkin juga kanker. Sebagai catatan, kanker adalah penyakit yang sampai hari ini masih menjadi pertanyaan asal penyebabnya. Catatan para ahli kedokteran orang yang stress lebih gampang terkena penyakit ini. Demikian juga stroke.

Dalam ayat yang lain, Allah memang memastikan bahwa Allah menguji kita dengan ketakutan, kelaparan kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan (Albaqoroh: 155). Hati kita acap merasa takut dan gelisah. Kita gak dapat uang, kita takut jabatan kita bakal hilang, kita takut pacar atau pasangan kita selingkuh, gelisah memikirkan cicilan utang dan lain sebagainya. Kalau ini terus terpelihara dan kita salah mencari jalan keluarnya, tak salah berbagai penyakit tadi akan hinggap ditubuh kita.

Lanjutan ayat albaqoroh 155 adalah “Dan kabar gembira bagi orang-orang yang bersabar. Yaitu orang yang apabila terkena musibah, hatinya gelisah, gundah gulana, takut, mereka berkata Sesungguhnya kami milik Allah dan kepadaNya lah kami kembali”. Kepasrahan diri dengan menyerahkan segala urusan yang kira hadapi kepada Allah. Pasrah dalam arti sebenarnya. Pasrah – Usaha – Pasrah. Dengan menyerahkan itu semua masalah, tentunya hati kita akan merasa lebih tentram. Apa lagi yang gw pikirin, Kalau Allah berkehendak rejeki itu milikku, ya pasti akan menjadi milik gw. Kalau Allahtidak berkendak, mau jungkir balik 1000 kali juga, tetap aja gak bakalan jadi milik gw. Tul ga?

Dalam ayat yang lain, Allah mengatakan “Ingatlah, dengan mengingat Allah hati akan menjadi tenang”. Dengan hati tenang, insyaallah penyakit pun hilang. (Wallahua’lam)

Tips:
Kalau kita tertimpa Musibah, yang harus kita lakukan:\
1. Tawakkal dan memasrahkan segala urusan kita kepada Allah
2. Mengingat hal-hal baik sebelum mengingat yang buruk. Kita cenderung melihat yang buruk-buruk. Kata pepatah, gajah diedpan mata tak kelihatan, semut diseberang lautan bisa kelihatan. Karena itu cobalah melihat sisi baik dari setiap permasalahan yang kita hadapi.
3. Mengingat bahwa selain kita masih banyak lagi orang yang lebih menderita dari kita. Dengan begitu hati kita akan lebih tenang atau malah jadi lebih lega.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: