Buruh Kanefusa ngecrek ke kantor dewan

26 Sep


Puluhan buruh Kanefusa Indonesia datangi komisi D. Mereka menanyakan hasil kerja Komisi D dengan pihak Manajemen PT Kanefusa Indonesia dua pekan yang lalu perihal negosiasi Tunjangan Hari Raya (THR) bagi buruh yang mogok kerja. Selian itu mereka juga mengedarkan koprak untuk mengetuk hati para anggota dewan. Mulai dari komisi A sampai D didatanginya untuk mendapatkan sumbangan guna meringankan beban perjuangan mereka.
Kordinator lapangan Ahmad Kurtubi menyatakan sengaja mendatangi setiap komisi yang ada di gedung DPRD untuk mengetuk hati para wakil rakyat tersebut. menurutnya ide ini datang secara spontan mengingat perjuangan untuk mendapatkan haknya dari perusahaan tempatnya bekerja masih panjang. “kami ga memaksa, siapa tahu wakil rakyat ada yang simpati kepada kami dengan memberikan sedikit rejeki bagi kami” ujarnya usai keluar dari komisi D.
Ia sengaja mendatangi komisi D terlebih dahulu mengingat komisi tersebut yang mengurusi permasalahan buruh. Di komisi D ini mereka diterima oleh ketua komisi, Wardja Miharja didampingi Sekretaris Kholiq Qodratullah dan Anggota Cut Meutia serta Muhtadi Muntaha. Mereka mengaku setelah berdialok dengan komisi D sedikit mendapatkan angin segar walau tuntutan mereka belum tentu terpenuhi. “ada sedikit kelegaanlah bisa berdialok langsung dengan wakil kami. Setidaknya kami mendapatkan motivasi” ujarnya.
Sekretaris Komisi D, Kholiq Qodratullah yang bertindak sebagai juru bicara menjelaskan kepada perwakilan buruh bahwasanya pihak Manajemen PT Kanefusa Indonesia bersikeras menolak untuk memberikan THR kepada sekitar 160 orang buruh atau separuh karyawannya yang mogok. “Kami datang bersama orang Dinas dan Dirjen Tenaga Kerja dan mendesak manajemen PT Kanefusa untuk memberika THR tetapi tak bergeming dan beralasan kasus mereka sedang ditangani Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Bandung. Kami akhirnya merekomendasikan kepada pegawai Dirjen Tenaga Kerja untuk memberikan sangsi kepada perusahaan tersebut ”ujar mantan Kades Ciantra ini.
Dalam pertemuan kemarin, Ketua Komisi D Wardja Miharja didampingi Sekretaris Kholiq Qodratullah dan Anggota Cut Meutia serta Muhtadi Muntaha atas nama Komisi D menyerahkan bantuan berupa uang untuk operasional perjuangan buruh selama mengadapi persidangan di PHI Bandung. “Biarpun bantuan ini tidak seberapa tapi mudah-mudahanan ini mampu membantu perjuangan buruh yang sedang dalam permasalahan dan Kami berharap segera selesai, sebab kami sudah berjuang sekuat tenaga namun hasilnya tidak memuaskan” tambahnya.
PT. Kanefusa Indonesia adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan pisau pemotong, dinilai buruh telah melakukan kesalahan dengan bertindak sewenang-wenang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak. Sementara pihak perusahaan sendiri menganggap karyawan telah mengundurkan diri karena mangkir kerja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: