Kabupaten Bekasi didominasi pria

18 Sep

Penduduk di Kabupaten Bekasi didominsai oleh kaum pria. Berdasarkan hasil sensus 2010 Kabupaten Bekasi memiliki jumlah penduduk sekitar 2.629.551 jiwa. Ternyata dari sekian banyak penduduk yang sangat dominan adalah lelaki. Tercatat lelaki di Kabupaten Bekasi mencapai 1.345.500 jiwa. Sedangkan perempuannya hanya 1.284.051 jiwa. Hal ini menunjukkan sex ratio yang ada di Kabupaten Bekasi 105, yang artinya jumlah penduduk laki-laki di Kabupaten Bekasi lima persen lebih banyak dibandingkan dengan perempuan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bekasi, Umi Hajar Jumiatin menyatakan terjadinya sex ratio yang didominasi oleh kaum pria ini diprediksi banyaknya pabrik atau instansi yang memperkerjakan kaum pria. Sehingga banyak mengundang pekerja laki-laki dari luar daerah untuk datang berbondong-bondong ke Bekasi. “diduga karena banyaknya pabrik yang memperkerjakan laki-laki. Ternyata di Bekasi memang ada pabrik yang khusus memperkerjakan laki-laki seperti pabrik baja dan sebagainya. Ini berarti benar dikarenakan banyaknya pabrik” tuturnya ketika ditemui di ruang kerjanya. Ia menjelaskan saat sensus setiap orang yang tinggal di Kabupaten Bekasi walau tidak mempunyai kartu tanda penduduk (KTP) tetap disensus. Walau mereka tinggal hanya sementara, namun mereka berada di wilayah tersebut. Sebab sensus menurut Umi Hajar bukan mendata yang hanya punya kartu identitas saja. “kalau sensus kan tidak hanya penduduk tetap saja. Penduduk tidak tetap atau yang kadang satu bulan pulang kampong juga disensus” beber alumni Universitas Gajah Mada tersebut. Menurutnya jumlah laki-laki yang dominan tidak menjadi masalah. Namun untuk angka ideal jumlahnya sebanding. Semuanya punya pasangan. Selain itu jumlahnya juga tidak terlalu jomplang. Bedanya hanya lima persen dari jumlah perempuan.“ga ada masalah, tapi bagusnya jumlah laki-laki dan perempuan sama” jelasnya.

Sementara Melly Puspita Sari psikolog alumni Universitas Muhamadiyah Malang menyatakan kalau jumlah lelaki lebih besar atau sebaliknya mempunyai masalah tersendiri. Sebab laki-laki sifatnya cenderung ingin selalu mendominasi. Ia menyatakan “jika laki-lakinya cenderung baik dan beriman maka para perempuan akan terlindungi. Namun jika sebaliknya maka akan banyak terjadi perilaku kriminal baik yang dilakukan oleh pria ataupun wanita” jelas Melly.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: