Jemaat HKBP Minta Kapolres Bekasi Dicopot

16 Sep
JAKARTA – (OKEZONE.COM) Pihak keluarga jemaat Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) korban penusukan, meminta agar Kapolres Bekasi Kombes Imam Sugiarto dicopot dari jabatannya.

Desakan ini disampaikan menyusul insiden penusukan terhadap warga jemaat Gereja HKBP Bekasi, Hasean Lumbantoruan Sihombing saat hendak melakukan peribadatan di wilayah Ciketing, Bekasi.

“Saudara Kapolres harus dengan legowo memberikan jabatanya,” kata pengacara Keluarga Jemaat HKBP, Saor Siagian kepada wartawan di RS Mitra Keluarga Bekasi, Senin (13/9/2010).

Saor menilai polisi sejauh ini tidak serius menindaklanjuti kasus tersebut. Bahkan, dari empat laporan yang disampaikan jemaat HKBP, hingga kini belum ada satu laporan pun yang ditindaklanjuti.

Kapolres, lanjut Saor, justru mengeluarkan surat yang isinya melarang jemaat HKBP untuk beribadah di Ciketing, karena akan ada mobilisasi massa dan akan ada peristiwa yang terjadi.

“Mengapa polisi dengan fungsinya tidak melakukan pengamanan tetapi justru melakukan pembiaran,” ungkap Saor mempertanyakan.

Tak hanya itu, Saor juga mengaku telah meminta polisi agar melakukan pengamanan, namun tidak juga dikabulkan. “Kami empat minggu terakhir telah mengajukan permintaan pengamanan,” tambahnya.

Termasuk insiden penusukan di Ciketing, Saor menyebut polisi sebagai pihak yang paling bertanggung jawab. Hal inilah yang menjadi dasar desakan agar Kapolres Bekasi dicopot dari jabatannya.(ded)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: